Seharusnya kita harus berbuat baik pada orang yang sudah berniat baik. Jika ada sesuatu hal yang dibicarakan dengan niat baik, tetapi kebaikan itu kita ganti dengan suatu perubahan, pastinya akan terjadi kekecewaan.
Misal, ada dua orang yang hebat dan sangat bermanfaat, dan menurut saya keduanya sangat berarti buat lingkungannya. Sebut aja A, dia tidak bilang secara langsung kalo ada sesuatu hal yang dia inginkan. Sehingga si A tetap dianggap seperti tak ada concern. Sedangkan si B, dia bilang sesuatu supaya suatu saat bisa saja terjadi hal pada dirinya, sehingga si B tidak lagi bermanfaat bagi lingkungannya.
Kebijakan yang diambil karena suatu kepentingan, sehingga si A dianggap lebih baik dari si B. Padahal si A dan Si B bedanya hanya dalam niat baik saja. Jika akhirnya terjadi ternyata hasilnya adalah si A yang dianggap berhak jadi lebih dari yang lain, maka pastilah si B kecewa. Karena niat baiknya dianggap tidak baik untuk suatu kepentingan.
Kalau saya yang punya lingkungan ini, pastilah tidak demikian. Harusnya si A dan B, ditanya dulu. Dan ditawarkan untuk suatu kesepakatan bersama. demi kebaikan lingkungan bersama. Tapi kalo udah mikir untung dan rugi, pastilah ngga mau rugi.
Tapi yang paling buruk adalah, semua orang tak akan ada punya lagi niat baik, jika berakhir dengan kecewa,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar